16 Faktor Penyebab Penyimpangan Sosial

loading...
Penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan atau kepatutan yang ada di dalam masyarakat. Setiap individu memiliki latar belakang yang berbeda-beda sehingga menghasilkan perilaku yang berbeda pula. Penyimpangan sosial menunjukkan bahwa proses sosialisasi telah gagal dilakukan. Ada beberapa faktor penyebab perilaku menyimpang. Berikut adalah faktor-faktor penyebab penyimpangan sosial. Langsung saja kita simak yang pertama:
Baca juga: 15 Sebab Terjadinya Perilaku Menyimpang
16 Faktor Penyebab Penyimpangan Sosial
Siswa tawuran juga termasuk penyimpangan sosial

1. Kesenjangan Sosial


Perbedaan status yang mengarah pada kesenjangan sosial, terutama antara orang kaya dengan orang miskin yang sangat mencolok, dapat menimbulkan rasa iri dan dengki sehingga terjadi tindak pencurian, pembunuhan, dan saling ejek.

2. Nilai dan Norma yang Terlalu Longgar


Seharusnya para perilaku menyimpang haruslah dibina. Namun ada beberapa masyarakat yang membiarkan begitu saja perilaku menyimpang itu terjadi. Mungkin karena masyarakat terlalu sibuk dengan rutinitas atau sudah lelah membina pelaku perilaku menyimpang tersebut. Sehingga dia semakin menyimpang dari masyarakat.

3. Lingkungan Pergaulan


Pergaulan secara tidak langsung sangat mempengaruhi perilaku seseorang. Jika tanpa pengetahuan dan kesadaran yang cukup, seseorang mudah terpengaruh oleh kelompok pergaulannya yang kerap kali menyimpang. Akibatnya ia juga ikut berbuat perilaku yang menyimpang.

4. Ketidakpuasan


Ada beberapa individu atau kelompok yang merasa tidak puas dengan kondisi masyarakat saat ini. Sehingga mereka perlu melakukan perubahan walaupun yang mereka lakukan itu menyimpang dari norma masyarakat tersebut. Misalnya ada satu kelompok masyarakat ya ng anti terhadap pendidikan dan menganggap semua orang yang mengikuti pendidikan adalah orang yang menyimpang.

5. Ketidaksanggupan Menyerap Norma-Norma

Baca juga: Ilmu yang Mempelajari Perilaku Menyimpang
Orang yang tidak sanggup menyerap norma-norma yang ada di dalam masyarakat akan tidak mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk menurut masyarakat. Hal tersebut terjadi akibat proses sosialisasi yang tidak sempurna atau terjadi keretakan dalam keluarga.

6. Penyalahgunaan Narkotika


Orang yang tidak pernah melakukan penyimpangan sosial, jika diberi narkotika (narkoba dan obat-obat terlarang), maka ia akan mengalami penyimpangan sosial. Itu dikarenakan sifat aditif narkotika yang membuat para pecandunya rela melakukan apa saja untuk mendapatkan narkotika.

7. Sikap Mental


Sikap mental yang tidak pernah malu membuat kesalahan juga menjadi pemicu seseorang berbuat hal yang menyimpang. Jika sikap mental ini diarahkan ke hal yang positif, maka dia bisa saja menjadi pemimpin yang hebat.

8. Keluarga


Keluarga yang tidak mampu membahagiakan anaknya juga dapat membuat anak tersebut mengalami penyimpangan sosial. Itu dikarenakan ia berusaha mencari sumber kebahagiaan dan kasih sayang yang lain. Anak juga akan mencari perhatian dengan cara berbuat hal yang tidak baik.

9. Intelegensi


Intelegensi atau tingkat kecerdasan juga mempengaruhi perilaku seseorang. Biasanya orang yang memiliki keterbelakangan mental cenderung berbuat hal-hal yang menyimpang. Sebaiknya jika orang tersebut cerdas, maka ia akan lebih mudah memahami norma-norma yang berlaku di masyarakat.

10. Media Massa


Media massa juga dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Ada beberapa media massa yang cenderung provokatif dan menebar kebencian. Akibatnya dia terjerumus dan berusaha untuk membasmi orang/kaum yang ia benci. Perbuatan tersebut seringkali menyimpang dari norma.

11. Proses Belajar yang Menyimpang

Baca juga: Penyimpangan Sosial dan Pengendalian Sosial (Materi Ringkasan Sosiologi)
Seseorang yang terlalu sering belajar dengan tokoh idolanya yang kerap melakukan hal yang menyimpang, maka ia akan terjerumus dan terinspirasi untuk melakukan hal yang sama. Buku yang isinya menyimpang juga dapat menjerumus seseorang.

12. Sosialisasi Subkebudayaan yang Menyimpang

Baca juga: 6 Macam Media Sosialisasi
Hal ini terjadi ketika budaya luar masuk ke dalam masyarakat lokal dan beberapa kebudayaan luar tersebut menyimpang dengan norma yang ada pada masyarakat lokal. Salah satu contohnya adalah budaya secks bebas dan kata-kata kasar.

13. Keinginan Untuk Dipuji


Banyak sekali orang yang memiliki sikap gila pujian. Terutama mereka yang kurang mendapat perhatian dan pujian dari keluarga. Dia rela berbuat apa saja supaya dipuji oleh kelompoknya meskipun menyimpang. Misalnya, ada sebuah kelompok yang suka merokok dan satu orang yang tidak merokok, orang tersebut kurang mendapat perhatian dari keluarganya, sehingga ia merokok untuk mendapatkan pujian dari kelompoknya tersebut.

14. Ketegangan Antara Kebudayaan dan Struktur Sosial


Terjadinya ketegangan antara kebudayaan dan struktur sosial dapat meyebabkan terjadinya perilaku menyimpang. Ketegangan terjadi jika seseorang berupaya mencapai suatu tujuan namun tidak memperoleh peluang sehingga ia akan mengupayakan peluang itu sendiri dengan cara yang menyimpang. Contohnya adalah jika setiap penguasa sama saja menindas rakyat maka rakyat akan berani memberontak terhadap penguasa. Ada yang memberontak dengan cara perlawanan dan ada pula yang terselubung seperti menunggak atau mempermainkan pajak.

15. Ikatan Sosial yang Berlainan


Setiap orang biasanya berhubungan dengan beberapa kelompok yang berbeda. Hubungan tersebut akan membuat seseorang lama-kelamaan akan mengidentifikasikan diri dengan kelompok yang paling dihargainya. Jika perilaku kelompok tersebut menyimpang, maka kemungkinan besar ia juga terjerumus ke dalam penyimpangan sosial tersebut.

16. Labelling


Pemberian labelling atau julukan negatif pada seseorang yang walaupun hanya sekali melakukan tindakan menyimpang juga dapat memberikan dampak buruk. Ia merasa terganggu dengan label barunya tersebut dan cenderung akan mengulanginya lagi karena sudah terlanjur. Misalnya jika seseorang ketahuan mencuri, maka dia akan dicap pencuri oleh masyarakat, padahal ia hanya sekali melakukan pencurian.



Sumber:
  1. Perilaku menyimpang (http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_menyimpang)
  2. FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB PENYIMPANGAN SOSIAL (http://diasdiari.blogspot.com/2014/02/faktor-faktor-penyebab-penyimpangan.html)
  3. 15 Sebab Terjadinya Perilaku Menyimpang (http://hedisasrawan.blogspot.com/2013/09/15-sebab-terjadinya-perilaku-menyimpang.html)
  4. Faktor-Faktor Penyimpangan Sosial (https://missevi.wordpress.com/2009/03/19/faktor-faktor-penyimpangan-sosial/)
  5. Faktor Penyebab dan Dampak Penyimpangan Sosial (http://izzah-ruhama.blogspot.com/2012/11/faktor-penyebab-dan-dampak-penyimpangan.html)
  6. Faktor yang Menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial (http://www.febrian.web.id/2014/02/faktor-yang-menyebabkan-terjadinya.html)
  7. Faktor Penyebab Terjadinya Penyimpangan Sosial (http://www.pojokpedia.com/faktor-penyebab-terjadinya-penyimpangan-sosial.html)
  8. Perilaku menyimpang (http://layanabk.weebly.com/prilaku-menyimpang-penyebab-dan-dampaknya.html)
  9. Sebutkan 3 faktor yang menyebabkan perilaku penyimpangan sosial dalam masyarakat! (http://brainly.co.id/tugas/100314)



Anda bisa request artikel tentang apa saja, kirimkan request Anda ke hedisasrawan@gmail.com atau langsung saja lewat kolom komentar :)
loading...

No comments:

Post a Comment