Sistem Pemerintahan Malaysia (Artikel Lengkap)

Malaysia adalah sebuah negara monarki konstitusional federal yang terletak di Asia Tenggara. Negara ini terdiri dari tiga belas negara bagian dan tiga wilayah federal. Ibukotanya berada di Kuala Lumpur dengan pusat pemerintahan federal berada di Putrajaya.

Pemerintah Malaysia mengacu pada Pemerintah Federal atau otoritas pemerintah nasional yang berbasis di wilayah federal Kuala Lumpur dan eksekutif federal yang berbasis di Putrajaya. Negara ini memiliki sistem parlementer Westminster dan dikategorikan sebagai perwakilan demokrasi. Pemerintah federal Malaysia menganut dan diciptakan oleh Konstitusi Federal Malaysia yang merupakan hukum tertinggi di negeri tersebut.

Bagian dari: Malaysia (Artikel Lengkap)

Pemerintah federal mengadopsi prinsip pemisahan kekuasaan berdasarkan Pasal 127 Konstitusi Federal dan memiliki tiga cabang yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Pemerintah negara bagian di Malaysia juga memiliki badan eksekutif dan legislatif masing-masing. Sistem peradilan di Malaysia adalah sistem pengadilan federal yang beroperasi secara merata di seluruh negeri.

Pemerintah Federal Malaysia

Kerajaan Persekutuan Malaysia


Sistem pemerintahan MalaysiaBendera Pemerintah Malaysia

Pembentukan 16 September 1963
Negara Malaysia
Situs Web malaysia.gov.my

Legislatif

Legislator Parlemen
Tempat Bersidang Gedung Parlemen

Eksekutif

Organisasi Utama Kabinet
Kepala Negara Perdana Menteri
Monarki Yang di-Pertuan Agong
Tempat Pertemuan Perdana Putra, Putrajaya

Yudikatif

Pengadilan Pengadilan Federal
Tempat Bersidang Istana Kehakiman

5 Fungsi Nefron

Nefron adalah unit struktural dan fungsional mikroskopik ginjal. Nefron terdiri dari renal korpuskula dan renal tubulus. Renal korpuskula terdiri dari seberkas kapiler yang disebut glomerulus dan diselubungi oleh kapsula Bowman. Tubulus ginjal meliputi tubulus kontortus proksimal, lengkung henle, dan tubulus kontortus distal. Seorang dewasa sehat memiliki 0,8 sampai 1,5 juta nefron di setiap ginjal. Berikut adalah beberapa fungsi nefron. Langsung saja kita simak yang pertama:

Bagian dari: Nefron (Artikel Lengkap)
  1. Melakukan penyaringan darah. Proses ini disebut filtrasi dan dilakukan di glomerulus.
  2. Melakukan penyerapan kembali. Proses ini disebut reabsorpsi dan dilakukan di tubulus kontortus proksimal.
  3. Melakukan sekresi zat berlebih atau tak berguna dari tubuh. Proses ini disebut augmentasi dan dilakukan di tubulus kontortus distal.
  4. Berperan utama dalam ekskresi urin.
  5. Mengatur kadar zat dan cairan dalam tubuh.

Anda bisa request artikel apa saja melalui hedisasrawan@merahputih.id atau langsung saja lewat komentar dibawah :)

9 Contoh Penyimpangan Positif

Penyimpangan positif adalah penyimpangan yang memiliki dampak positif terhadap kehidupan masyarakat maupun dirinya. Perilaku tersebut dikatakan menyimpang karena tidak sejalan dengan pola-pola tingkah laku masyarakat dimana ia berada. Perilaku minoritas meskipun terarah pada nilai-nilai sosial yang ideal, tetap dikatakan menyimpang karena cara atau tindakan yang dilakukan seolah-olah terlihat menyimpang dari norma yang berlaku, padahal sebenarnya tidak menyimpang. Berikut adalah beberapa contoh penyimpangan positif. Langsung saja kita simak yang pertama:

Bagian dari: Penyimpangan Positif (Artikel Lengkap Sosiologi)

Contoh penyimpangan positif

7 Proses Daur Air (Siklus Air/Hidrologi) Lengkap

Siklus air atau siklus hidrologi adalah pergerakan air yang terus menerus secara bergantian di atas dan di bawah permukaan bumi. Massa air di bumi tetap konstan sepanjang waktu namun dalam komposisi wujud yang berbeda-beda mulai dari es, air tawar, air asin, dan uap air di atmosfer. Air bergerak dari suatu danau ke reservoir lain seperti sungai, kemudian ke laut, terjadi penguapan, kondensasi, presipitasi, infiltrasi, dan turun ke bumi. Daur air bermanfaat untuk memurnikan air dan memelihara ekosistem di planet ini. Berikut adalah penjelasan tahapan siklus air berdasarkan siklus panjang. Langsung saja kita simak yang pertama:

Baca juga: Air adalah Barang Bebas?

Proses daur air

Latar Belakang Peristiwa Rengasdengklok (Artikel Lengkap)

Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan (pengamanan) Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta oleh golongan muda pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00 ke kota Rengasdengklok. Rengasdengklok adalah sebuah kecamatan di Jawa Barat tepatnya di sebelah utara kota Karawang. Peristiwa ini memang terjadi tepat sehari sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Sekelompok golongan muda tersebut antara lain Soekarni, Wikana, dan Chaerul Saleh. Tujuannya adalah untuk mendesak Soekarno agar mempercepat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Rengasdengklok dipilih untuk menjauhkan Soekarno dan Hatta dari pengaruh Jepang. Berikut adalah penjelasan latar belakang peristiwa Rengasdengklok.

Latar belakang Peristiwa Rengasdengklok

close