2 Cara Mengembang Kempiskan Paru-Paru

loading...

Paru-paru adalah organ yang befungsi sebagai alat respirasi, yaitu untuk menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida dan uap air. Paru-paru merupakan bagian dari sistem pernapasan pada manusia. Saat menarik napas, paru-paru mengembang. Sedangkan saat menghembuskan napas, paru-paru mengempis/mengkerut. Saat menghirup udara, paru-paru bisa menghirup hingga 500 cc udara. Ada dua cara mengembang kempiskan paru-paru, yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Berikut adalah penjelasan tentang pernapasan dada dan perut. Langsung saja kita simak yang pertama:

2 Cara Mengembang Kempiskan Paru-Paru

1. Pernapasan Dada

Pernapasan dada adalah pernapasan yang menggunakan otot antartulang rusuk. Ketika melakukan inspirasi (menarik napas), otot antartulang rusuk akan berkontraksi sehingga tulang rusuk dan dada terangkat. Akibatnya rongga dada membesar dan paru-paru mengembang. Tekanan udara di dalam paru-paru menjadi menurun dan lebih rendah dibandingkan dengan tekanan udara di luar tubuh sehingga udara masuk ke paru-paru melalui hidung atau mulut.

Sedangkan ketika melakukan ekspirasi (menghembuskan napas), otot antartulang rusuk kembali seperti semula sehingga tulang rusuk dan tulang dada menurun. Hal ini menyebabkan rongga dada mengecil sehingga tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan di luar. Karena udara cenderung menuju ke tempat bertekanan yang lebih rendah, maka udara keluar dari paru-paru.

2. Pernapasan Perut

Pernapasan perut adalah pernapasan yang menggunakan otot diafragma. Diafragma adalah pembatas antara rongga dada dan rongga perut. Ketika melakukan inspirasi (menarik napas), otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma menjadi datar dan tulang rusuk terangkat sehingga rongga dada membesar. Membesarnya rongga dada membuat tekanan udara di rongga dada lebih kecil dari tekanan udara di luar tubuh sehingga udara masuk ke dalam paru-paru. Ketika melakukan ekspirasi (menghembuskan napas), otot diafragma akan melakukan relaksasi sehingga diafragma dan tulang rusuk kembali ke posisi semula. Hal tersebut membuat rongga dada mengecil sehingga udara keluar dari paru-paru.


Sumber:

Judul

Alamat

1. Paru-Paru (Artikel Lengkap) http://hedisasrawan.blogspot.com/2013/03/paru-paru-artikel-lengkap.html


Anda bisa request artikel tentang apa saja, kirimkan request Anda ke hedisasrawan@gmail.com

loading...

No comments:

Post a Comment