3 Jenis Sumber Pendapatan

loading...

Stack Of CashSumber pendapatan adalah sumber dimana kita bisa hidup dan menikmati hidup di jaman sekarang. Pendapatan diperoleh dengan bekerja? Tidak juga. Ada orang yang tetap memperoleh pendapatan yang besar namun mereka tetap bisa berlibur ke luar negeri. Itulah yang namanya pendapatan aktif. Pendapatan aktif adalah salah satu dari tiga sumber pendapatan. Nah, apa sajakah sumber-sumber pendapatan itu? Langsung saja kita simak yang pertama:

1. Pendapatan Super Aktif

Pendapatan super aktif (super active income) adalah sumber pendapatan yang hanya dapat didapatkan jika Anda bekerja. Jika Anda tidak bekerja – apapun alasannya – maka Anda tidak akan mendapatkan uang. Ini adalah sumber pendapatan yang paling buruk dalam jangka panjang. Pendapatan ini hanya cocok bagi Anda yang belum menikah yang tidak terlalu banyak membutuhkan apa-apa. Juga untuk mengumpulkan modal. Namun, pendapatan super aktif ini seringkali sangat kecil jumlahnya. Nah, udah bekerja sangat lama tanpa henti, dikit lagi bayarannya. Apa Anda betah dengan sumber pendapatan ini? Contoh pekerjaan yang merupakan sumber pendapatan super aktif adalah karyawan, pengacara, dokter, konsultan, guru, dan pengusaha yang bekerja sendiri.

Pengusaha yang bekerja sendiri? Maksudnya? Nah, pengusaha adalah orang yang membangun bisnis sendiri. Memang jadi pengusaha sangat bagus. Tetapi usahakan juga supaya Anda tidak terlibat secara langsung dalam usaha Anda. Seperti saat Anda membuka bisnis tukang cukur. Usahakan supaya Anda tidak menjadi tukang cukur di dalam bisnis Anda. Jangan merangkap sebagai manajer sekaligus karyawan. Bisnis Anda tidak akan berkembang jika Anda melakukan hal yang demikian. Selain itu, jika misalnya Anda sakit, siapa yang menjadi tukang cukur? Jika tidak ada, maka Anda tidak akan mendapatkan pendapatan. Anda sama saja seperti karyawan tetapi ini lebih berat, karena Anda juga bekerja sebagai manajer.

Jika Anda terlalu nyaman dengan sumber pendapatan ini, usahakanlah untuk segera lepas dari sumber ini. Karena sumber pendapatan ini tidak akan menjamin Anda untuk hidup bahagia kini dan nanti.

2. Pendapatan Aktif

Pendapatan aktif (active income) adalah sumber pendapatan yang tidak membutuhkan Anda sebagai tenaga operasional (tukang cukur), melainkan hanya sebagai perencana strategi dan pengembangan usaha (manajer). Sumber pendapatan ini memang jauh lebih menenangkan. Selain mendapatkan pendapatan yang cukup besar dari pengembangan usaha Anda, Anda juga dapat meninggalkan pekerjaan tersebut selama beberapa waktu. Tujuan Anda hanyalah membuka cabang baru, menambah karyawan, membeli kebutuhan karyawan, dll.

Namun, sebaiknya Anda harus segera menuju pendapatan pasif. Karena kekurangan dari sumber pendapatan ini adalah tetap membuat Anda sibuk dengan usaha Anda. Bahkan lebih sibuk daripada karyawan Anda sendiri. Apalagi Anda telah mempunyai cabang yang banyak dan karyawan yang banyak. Lama kelamaan Anda akan kewalahan dan akan menjadi stress. Sebaiknya segeralah berpikir untuk merekrut manajer, akuntan, dan perencana keuangan yang mampu menggantikan pekerjaan Anda. Sehingga Anda tetap bisa berlibur bersama keluarga tercinta tanpa stress memikirkan bisnis Anda.

3. Pendapatan Pasif

Pendapatan pasif (passive income) adalah sumber pendapatan yang sama sekali tidak membutuhkan kerja keras dari Anda. Anda tinggal bersantai di rumah dan menunggu uang tersebut mengalir ke rekening Anda. Enak bukan?

Namun, membangun sumber pendapatan pasif memang tidak mudah. Jika mau cepat, maka Anda harus memiliki modal yang tidak sedikit. Jika Anda mau bersabar, Anda harus membuka usaha dan mengembangkannya hingga Anda dapat mencari manajer. Dalam membuka usaha, jangan langsung mempekerjakan seorang manajer karena Anda belum tahu apakah usaha Anda berhasil apa tidak. Lakukan saja secara bertahap tetapi cekatan.

Contoh pendapatan pasif yang cepat tetapi membutuhkan modal yang besar adalah bunga deposito, sewa property, dan franchise. Tetapi, ada satu cara untuk mendapatkan pendapatan pasif dengan cepat. Yaitu dengan membuat sebuah hasil cipta, memberikan hak cipta Anda kepada orang lain, kemudian Anda akan mendapatkan royalty atau komisi. Namun, Anda harus kreatif dan berharap keberuntungan selalu ada pada Anda.


Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian

loading...

No comments:

Post a Comment