Mario Teguh Golden Ways: SUMO: Susah Move On

loading...

Mario-Teguh-Golden-Ways4_thumb6_thum[1]

Review acara Mario Teguh Golden Ways sebelumnya:

Garbage In, Garbage Out

Sekarang saya akan mengulas kembali acara Mario Teguh Golden Ways edisi Minggu, 24 Februari 2013. Temanya kali ini adalah SUMO: Susah Move On. Saya akan memberikan poin-poin yang mampu saya simak dalam acara ini. Saya akan menggunakan gaya bahasa saya sendiri dan mungkin kurang akurat. Langsung saja kita simak selengkapnya…..

Direktori > Urusan Pribadi > Cinta > Move On > Mario Teguh Golden Ways: SUMO: Susah Move On

Move on itu bukanlah hal yang hanya dialami oleh remaja. Orang tua pun bisa galau. Namun, adakah orang tua yang mau move on di usia 64 tahun. Kecepatan dibutuhkan untuk move on. Namun keputusan untuk move on jauh lebih penting daripada kecepatan move on.

Penderitaan itu tidak enak. Namun ada orang yang menikmati penderitaan. Kehidupan itu akan maju ketika kita meninggalkan masa lalu dan memperbaiki diri kita.

Tuhan itu Maha Penyayang. Tuhan itu ingin melihat Anda sukses. Tuhan tidak mungkin mematahkan keinginan Anda, namun Tuhan membelokkan keinginan Anda supaya menjadi lebih baik. Namun Anda menolaknya sehingga menjadi patah. Ketika kita mengingikan kebahagiaan, Tuhan pasti akan membelokkan kita kepada kesedihan dulu. Setiap kenaikan kelas itu ada ujiannya. Dibutuhkan hati yang besar untuk menjadi orang yang besar. Orang kaya yang hatinya kecil maka mereka akan sombong. Sabarlah dalam kesedihan sejenak. Move on.

Penonton itu lebih pandai daripada pemain. So jadilah penonton dalam permainan diri Anda sendiri. Jadilah penonton yang memberikan komentar yang bagus dalam permainan Anda. Bukti terbaik kalau Anda berdoa adalah tindakan.

Mengapa masa lalu lebih baik daripada masa kini bahkan masa depan? Itu karena orang itu putus harapan. Banyak orang yang lebih lama sedihnya tidak menaikkan kelasnya. Yang kelasnya tinggi adalah orang yang ikhlas memaafkan. Semua itu sementara. Orang yang ‘sumo’ itu menganggapnya penderitaannya itu permanen. Orang-orang sumo itu tegas sekali memfinalkan kehidupannya. Semua orang yang memiliki masalah yang mirip atau hampir sama tetapi yang membedakannya adalah reaksi terhadap masalah tersebut.

Tuhan tidak mungkin memberikan masalah yang lebih besar dari kemampuan Anda. Itu berarti jika Anda diberikan masalah yang Anda anggap lebih besar dari kemampuan Anda. Itu berarti Tuhan mengetahui bahwa kemampuan Anda lebih besar dari masalah Anda. Namun, yang sedikit menghambat penyelesaian adalah kesedihan yang Anda alami. Jadi, bersedihlah sebentar kemudian lakukanlah upaya supaya Anda bisa menyelesaikan masalah itu. Orang sumo biasanya hanya selalu bersedih dan galau dengan masalahnya.

Orang penyedih suka hal-hal yang sedih. Yang terulang secara rutin dari dirimu akan menjadi dirimu. Sahabatilah orang-orang yang happy. Dengarkanlah dan tontonlah lagu dan film yang happy. Sesuatu yang rutin terulang akan menjadi dirinya.

Orang yang susah move on itu berpegang pada penderitaan. Pegangan yang terbaik adalah orang yang kau cintai dan yang mencintaimu. Orangtua, istri, suami, anak, sahabat, dan yang lainnya. Bagi orang yang sedang bersedih. Pegangan yang terbaik adalah orang yang mencintaimu yang juga mencintainya. Jadi mencintai seseorang itu dibutuhkan.

Orang yang mencapai masa jenuh itu berarti itu berlebihan. Lakukanlah refreshing sejenak. Janganlah terlalu berlebihan karena terlalu itu ter-la-lu.

Janganlah menyalahkan orang kalau Anda lemah. Perbaiki diri sendiri. Terkadang ketegasan itu baik karena ada orang yang bangun karena dibangunkan dengan keras.

Orang yang cerdas selalu memperhatikan pola dalam kehidupan. Kehidupan akan berespons seindah perilaku kita.

Ijinkanlah diri Anda untuk salah, gagal. Orang yang mengijnkan diri Anda gagal lebih mendekatkan diri Anda kepada kesuksesan. Tetapi banyak orang yang malah melarang kegagalan.

Keindahan kehidupan itu datang dari penataan yang bijak. Orang yang sedikit uangnya hidupnya akan indah apabila ditata dengan baik.

Artikel bermanfaat lainnya:

  1. Mario Teguh Golden Ways: Move On

  2. Cara Move On yang Baik dan Benar

  3. 5 Cara Ampuh Menghilangkan Galau

  4. Berani Berubah = Berani Sukses

  5. Bagaimana Cara Menerima Kekurangan?


Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian

loading...

No comments:

Post a Comment

close