Italia (Artikel Lengkap)

loading...

Italia

 

Republik Italia
Repubblica italiana

bendera Italia
Bendera

lambang negara Italia
Lambang

Lagu kebangsaan: Il Canto degli Italiani
(Lagu Rakyat Italia)

Ibu kota
(dan kota terbesar)
Roma
Bahasa resmi Bahasa Italia
Pemerintahan Kesatuan, Republik, Parlementer
Legislatif Parlemen

Pembentukan

  • Penyatuan
  • Republik


17 Maret 1861
2 Juni 1946
Luas 301,338 km2
Populasi 59.433.744 (sensus 2011)
Pendapatan per Kapita $33.828
Mata uang Euro (€) (sebelum 2002, lira)
Lajur kemudi Kanan
Ranah internet .it
Kode telepon 39

Italia adalah sebuah negara kesatuan republik parlementer di Eropa selatan. Letaknya di sebelah utara berbatasan dengan Perancis, Swiss, Austria, dan Slovenia serta di sebelah selatan terdapat laut Mediterania. Di dalam Italia terdapat dua negara kantong yaitu San Marino dan Vatikan serta terdapat Campione d’Italia yang merupakan eksklave Italia di Swiss. Luas Italia adalah seluas 301.338 km2 dan sebagian besar beriklim sedang. Jumlah penduduk mencapai 61 juta jiwa. Italia memiliki PDB terbesar ke-3 di Zona Eropa dan ke-9 di dunia.

Ibukota serta kota terbesar di Italia, Roma, telah menjadi pusat politik dan agama dalam peradaban Barat selama berabad-abad. Budaya Italia berkembang pesat terutama selama masa Renaissance. Italia memiliki banyak ilmuwan, seniman, dan penjelajah terkenal seperti Leonardo da Vinci, Galileo, Marco Polo, Columbus, dll. Italia menjadi anggota PBB, Uni Eropa, NATO, G4, G6, G7, G8, G10, G20, dll.

1. Asal Mula Nama Italia

Asumsi tentang etimologi nama “Italia” sangatlah banyak dan jawaban yang diusulkan oleh para sejarawan dan ahli bahasa sangatlah luas. Menurut salah satu penjelasan yang lebih umum, istilah “Italia” berasal dari bahasa Latin italia yang merupakan pinjaman bahasa Yunani dari bahasa Oscan Víteliú yang berarti “tanah sapi muda”. Banteng menjadi simbol dari suku Italia selatan dan sering digambarkan Romawi sebagai simbol kebebasan Italia selama Perang Sosial. Sejarawan Yunani Dionysius dari Halicarnassus menyatakan bahwa Italia dulu bernama “Italus”, hal ini juga pernah dinyatakan oleh Aristoteles dan Thucydides.

Nama Italia awalnya hanya diterapkan ke bagian yang sekarang disebut Italia Selatan. Namun saat ini Oenotria dan Italia menjadi sinonim. Orang Yunani secara bertahap menerapkan nama “Italia” ke wilayah yang lebih luas. Selama masa pemerintahan Kaisar Augustus (akhir abad ke-1 SM), istilah “Italia” diperluas hingga mencakup seluruh semenanjung sampai pegunungan Alpen.

2. Sejarah Italia

2.1. Masa Prasejarah dan Italia Kuno

Penggalian di Italia mengungkapkan bahwa Neanderthalensis ada pada periode Paleolitikum yakni sekitar 200.000 tahun yang lalu. Sedangkan manusia modern tiba sekitar 40.000 tahun yang lalu. Kaum purba yang ada di masa sebelum Italia Romawi adalah kaum Umbrians, Latin (yang menjadi Roma), Volsci, Samnites, para Celtic dan Ligures yang menghuni Italia utara, dll. Mereka merupakan masyarakat Indo-Eropa. Sedangkan orang-orang yang bukan orang Indo-Eropa adalah kaum Etruria, Elymians, dan Sicani di Sisilia.

Antara abad ke-17 dan abad ke-11 SM, Yunani berhubungan dengan Italia. Pada abad ke-8 dan ke-7 SM, koloni Yunani didirikan di sepanjang pantai Sisilia dan bagian selatan semenanjung Italia yang dikenal sebagai Magna Graecia. Fenisia juga mendirikan koloni di pantai Sardinia dan Sisilia.

Roma didirikan pada tahun 753 SM. Roma yang awalnya merupakan sebuah komunitas pertanian yang sederhana dan konvensional, tumbuh selama berabad-abad menjadi kerajaan besar yang membentang dari Inggris hingga perbatasan Persia (sekarang Turki) juga seluruh teluk mediterania di mana kebudayaan Yunani dan Romawi digabungkan menjadi sebuah peradaban yang unik. Kebudayaan Romawi sangat memengaruhi peradaban Barat untuk ribuan tahun berikutnya. Romawi Kuno membentuk sebagian besar Dunia Modern. Penurunan terjadi sejak akhir abad ke-2 Masehi. Kekaisaran Romawi pecah menjadi dua bagian pada tahun 395 Masehi. Kekaisaran Romawi Barat yang dibawah tekanan dari invasi barbar, akhirnya runtuh pada tahun 476 Masehi.

2.2. Sejarah Italia pada Abad Pertengahan

Setelah runtuhnya Kekaisaran Romawi, Italia jatuh di tangan Ostrogoth. Kekaisaran Frank membentuk negara Kepausan di Italia tengah. Sampai abad ke-13, politik di Italia didominasi oleh hubungan antara kaisar suci Romawi dan Kepausan.

Abad pertengahan menjadi era kacau bagi Italia karena muncul lembaga aneh yakni komune abad pertengahan. Lembaga ini dibentuk untuk mengisi kekosongan kekuasaan yang disebabkan oleh perselisihan antara Kekaisaran dan Tahta Suci.

Di selatan, Sisilia sempat menjadi kerajaan Islam di abad ke-9 sampai Italo-Normandia menaklukannya pada akhir abad ke-11 bersamaan dengan penaklukan sebagian besar kerajaan Bizantium di Italia selatan. Melalui serangkaian peristiwa, Italia berkembang menjadi sebuah kerajaan bersatu.

Serangan pandemi Black Death pada tahun 1348 telah membunuh sepertiga populasi Italia. Namun, pemulihan dari wabah tersebut menyebabkan kebangkitan dalam hal perdagangan dan ekonomi.

2.3. Sejarah Italia pada Masa Modern Awal

Pada abad ke-14 dan 15, Italia bagian utara tengah dibagi menjadi beberapa negara kota yang saling berperang. Sedangkan sisanya dikuasai oleh Kepausan Serikat dan Kerajaan Sisilia. Negara kota yang terkuat secara bertahap menaklukan wilayah di sekitarnya dan membentuk Signorie. Kawasan regional sering dipimpin keluarga pedagang yang mendirikan dinasti lokal. Perang antara negara-negara kota itu endemik terutama yang diperjuangkan oleh tentara-tentara bayaran yang dikenal sebagai Condottieri. Pertempuran itu melahirkan Florence, Milan, dan Venice yang muncul sebagai pemain dominan. Mereka menyetujuan Perdamaian Lodi tahun 1454 yang membuat perdamaian pertama sejak berabad-abad. Perdamaian ini akan terus berlanjut sampai empat puluh tahun ke depan.

Renaissance adalah periode kebangkitan yang kuat akan seni dan budayanya. Periode itu berasal dari Italia dan disebabkan oleh beberapa faktor seperti kekayaan pedagang kota dan migrasi para sarjana Yunani ke Italia setelah Penaklukan Konstantinopel di tangan Turki Ottoman. Renaissance Italia mencapai puncaknya pada pertengahan abad ke-16 sebagai invasi wilayah asing yang jatuh saat Perang Italia. Ide-ide dan cita-cita Renaisans segera menyebar ke Eropa Utara. Sementara itu, penemuan Benua Amerika, rute baru ke Asia yang ditemukan oleh Portugis, dan munculnya Kekaisaran Ottoman telah menggerus dominasi Italia dalam perdagangan dengan Timur. Hal ini menyebabkan penurunan ekonomi yang panjang di Italia.

Setelah Perang Italia (1494-1559) yang dipicu oleh persaingan antara Perancis dan Spanyol, membuat negara-negara kota secara bertahap kehilangan kemerdekaan mereka dan berada di bawah dominasi asing. Pada tahun 1629-1631, sebuah wabah telah membunuh 14% dari populasi Italia. Italia Selatan menjadi miskin karena terputus dari arus utama perdagangan di Eropa. Pada abad ke-18 sebagai akibat dari Perang Suksesi Spanyol, Austria menggantikan Spanyol sebagai kekuatan asing yang dominan.

Selama Perang Napoleon, Italia utara tengah diserbu dan direorganisasi sebagai Kerajaan Italia, sebuah jajahan Kekaisaran Perancis. Sementara itu, bagian selatan Italia dipimpin oleh Joachim Murat, kakak ipar Napoleon. Kongres Wina pada tahun 1814 memulihkan situasi pada akhir abad ke-18, namun cita-cita Revolusi Perancis tidak bisa diberantas dan kembali muncul selama pergolakan politik pada abad ke-19.

2.4. Unifikasi Italia, Italia Liberal, dan Italia dalam Perang Dunia

Kelahiran Kerajaan Italia adalah hasil dari upaya oleh nasionalis Italia dan monarki yang setia kepada House of Savoy untuk mendirikan sebuah kerajaan bersatu meliputi seluruh Semenanjung Italia. Kerajaan Sardinia kembali menyerang Kekaisaran Austria di perang kemerdekaan Italia kedua pada tahun 1859 dengan bantuan Perancis.

Pada tahun 1860-1861, Gioseppe Garibaldi memimpin unifikasi Naples dan Sisilia yang memungkinkan pemerintah Sardinia membentuk sebuah kerajaan Italia bersatu pada tanggal 17 Maret 1861. Pada tahun 1866, Victor Emmanuel II bersekutu dengan Prussia selama Perang Astro-Prusia dan melancarkan perang kemerdekaan Italia ketiga yang memungkinkan Italia untuk menganeksasi Venesia. Ketika Perancis meninggalkan Roma pada tahun 1870, Italia bergegas mengisi kekosongan kekuasaan dengan mengambil alih negara-negara kepausan.

Italia menganut sistem monarki konstitusional parlementar yang didominasi oleh kekuatan liberal. Industri di Italia Utara berkembang dengan cepat sedangkan daerah selatan dan pedesaan di utara tetap terbelakang dan kelebihan penduduk. Hal ini menyebabkan jutaan orang bermigrasi ke luar negeri. Partai Sosialis Italia terus menguat dan menentang pembentukan liberalisme konservatif. Mulai dari dua dekade terakhir pada abad ke-19, Italia berkembang menjadi kekuatan kolonial dengan menguasai Somalia, Eritrea, dan Libya.

Italia bersekutu dengan Kekaisaran Jerman dan Kekaisaran Austria-Hongaria dan membentuk Triple Alliance. Pada tahun 1915 Italia bergabung dengan Sekutu dalam perang dengan jaminan keuntungan teritorial yang mencakup sebelah barat Inner Carniola, Austra Littoral, Dalmatia, serta bagian dari Kekaisaran Ottoman. Awalnya tentara Italia disambar dalam perang gesekan di pegunungan Alpen yang menyebabkan kerugian sangat berat. Akhirnya pada bulan Oktober 1918, Italia melancarkan serangan besar-besaran yang berpuncak pada kemenangan Vittorio Veneto. Kemenangan Italia menandai berakhirnya perang di Front Italia, pembubaran Kekaisaran Austria-Hongaria, dan berperan dalam mengakhiri Perang Dunia Pertama dalam waktu kurang dari dua minggu kemudian.

Selama perang, lebih dari 650.000 tentara Italia gugur dan kerajaan menuju ke ambang kehancuran (lebih tepatnya: kebangkrutan). Sementara itu, banyak orang Italia yang pergi dan membentuk kerajaan baru yaitu Kerajaan Yugoslavia. Sesuai perjanjian, Italia memperoleh sebagian besar wilayah yang dijanjikan Sekutu, tetapi tidak dengan Dalmatia (kecuali Zara). Selain itu, Italia juga bisa menguasai pelabuhan Fiume di Hungaria. Meskipun pelabuhan itu bukan bagian dari wilayah yang dijanjikan di London, namun telah diduduki setelah berakhirnya perang oleh Gabriele D’Annunzio.

2.5. Sejarah Rezim Fasis di Italia

Paham sosialis yang berasal dari Revolusi Rusia menyebabkan kekacauan dan anarki di Italia. Pendiri liberalisme yang takut akan revolusi ala Uni Soviet, mulai mendukung partai kecil yang bernama Partai Fasis Nasional yang dipimpin oleh Benito Mussolini. Pada bulan Oktober 1922, blackshirts mencoba untuk melakukan kudeta namun gagal. Tetapi raja Victor Emmanuel III menolak untuk menyatakan keadaan darurat dan mengangkat Mussolini sebagai perdana menteri. Selama beberapa tahun, Mussolini melarang semua partai politik dan membatasi kebebasan pribadi, sehingga membentuk kediktatoran yang menarik perhatian internasional terutama Nazi di Jerman dan Francisco Franco di Spanyol.

Pada tahun 1935, Mussolini menginvasi Ethiopia. Hal ini menyebabkan Italia diasingkan dari dunia internasional dan dikeluarkan dari Liga Bangsa-Bangsa (LBB). Akibatnya, Italia bersekutu dengan Nazi Jerman dan Kekaisaran Jepang. Hal itu sangat didukung oleh Francisco Franco dalam perang sipil Spanyol. Pada tahun 1939, Italia menganeksasi Albania selama beberapa dekade. Italia memasuki Perang Dunia II pada tanggal 10 Juni 1940. Setelah awalnya maju di British Somalialand dan Mesir, Italia mengalami kekalahan di Yunani, Rusia, dan kawasan Afrika Utara.

Sisilia kemudian diserang oleh Sekutu pada bulan Juli 1943 yang menyebabkan runtuhnya rezim Fasis dan jatuhnya Mussolini pada 25 Juli. Pada 8 September 1943, Italia menyerah. Jerman tak lama berhasil mengambil kendali di bagian utara dan tengah Italia. Italia tetap menjadi medan perang saat Sekutu perlahan-lahan bergerak dari selatan.

Di utara, Jerman mendirikan Republik Sosial Italia, sebuah negara boneka Nazi dengan Mussolini sebagai pemimpinnya. Pada periode pasca gencatan senjata terjadi gerakan perlawanan anti fasisme. Hampir setengah juta orang Italia (termasuk warga sipil) tewas dalam konflik itu. Ekonomi Italia hancur dan pendapatan per kapita pada tahun 1944 berada pada titik terendah sejak awal abad ke-20. Konflik ini berakhir pada tanggal 29 April 1945 ketika pasukan Jerman di Italia menyerah. Menurut Perjanjian Perdamaian Paris tahun 1947, Italia menyerahkan hampir semua wilayah yang diperolehnya di perbatasan Timur pada akhir Perang Dunia I kepada Yugoslavia, Briga dan Tenda ke Perancis, dan kehilangan seluruh wilayah koloninya kecuali Somalia.

2.6. Sejarah Republik Italia

Italia menjadi negara republik setelah referendum yang diadakan pada tanggal 2 Juni 1946, sebuah hari yang kini diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Italia. Saat referendum, untuk pertama kalinya perempuan Italia berhak untuk memilih. Putra dari Victor Emmanuel III, Umberto II, dipaksa untuk turun tahta dan diasingkan. Konstitusi telah disahkan pada tanggal 1 Januari 1948. Berdasarkan Perjanjian Perdamaian dengan Italia tahun 1947, sebagian besar Julian March masuk wilayah Yugoslavia, Trieste dibagi menjadi dua, dan kehilangan seluruh wilayah kolonial. Dengan demikian, secara resmi Kekaisaran Italia berakhir.

Ketakutan Italia akan pengambilalihan oleh Komunis terjadi saat pemilu 18 April 1948. Namun ketakutan itu tidak terbukti ketika Partai Demokrat Kristen yang dibawah kepemimpinan Alcide De Gasperi memenangkan pemilu. Akibatnya, Italia menjadi anggota NATO pada tahun 1949. Marshall Plan membantu menghidupkan kembali perekonomian Italia yang sampai akhir tahun 1960-an menikmati periode pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang biasa disebut “Keajaiban Ekonomi”. Pada tahun 1957, Italia menjadi anggota pendiri Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) yang menjadi Uni Eropa (UE) pada tahun 1993.

3. Geografi Italia

Italia terletak di Eropa Selatan tepatnya berada di semenanjung Italia. Terdapat beberapa pulau termasuk dua pulau besar yaitu Sisilia dan Sardinia. Letak astronomis Italia terletak antara 35°LU dan 47°LU, dan 6°BT dan 19°BT.

Luas total Italia adalah 301.230 kilometer persegi. Dari luas total, 294.020 km2 merupakan daratan dan 7.210 km2 adalah perairan. Termasuk kepulauan yang ada, Italia memiliki garis pantai dan perbatasan darat sepanjang 7.600 km. Sedangkan Italia berbatasan darat dengan Perancis sepanjang 488 km, Austria sepanjang 430 km, Slovenia sepanjang 232 km, Swiss 740 km, San Marino 39 km, dan Vatikan 3,2 km. San Marino dan Vatikan adalah enklave (negara kantong) Italia.

Pegunungan Alpen terdapat sebagian besar di perbatasan sebelah utara. Gunung tertinggi di Italia adalah Mont Blanc (4.810 m dpl). Sungai terpanjang di Italia adalah sungai Po dengan panjang 652 km, mengalir dari Pegunungan Alpen di perbatasan barat dengan Perancis menuju Laut Adriatik. Lima danau terbesar di Italia adalah danau Garda (367,94 km2), danau Maggiore (212,51 km2, namun dibagi dua dengan Swiss), danau Como (145,9 km2), danau Trasimeno (124,29 km2), dan danau Bolsena (113,55 km2).

Italia terletak di titik pertemuan Lempeng Eurasia dan Lempeng Afrika yang menyebabkan seringnya terjadi aktivitas gunung berapi. Ada 14 gunung berapi di Italia. Empat diantaranya aktif seperti gunung Etna, gunung Stromboli, gunung Vulcano, dan gunung Vesuvius. Gunung Vesuvius adalah satu-satunya gunung berapi aktif di daratan Eropa dan terkenal karena meruntuhkan kota Pompeii dan Herculanum. Beberapa pulau dan bukit diciptakan oleh aktivitas gunung berapi. Terdapat sebuah kaldera besar yang masih aktif yaitu Campi Flegrei di sebelah barat laut Naples.

3.1. Lingkungan di Italia

Setelah pertumbuhan industri yang cepat, Italia membutuhkan waktu yang lama untuk menangani berbagai masalah-masalah lingkungan. Setelah beberapa perbaikan, sekarang Italia menempati urutan ke-84 di dunia dalam hal keberlanjutan ekologi. Taman nasional mencakup sekitar 5% dari luas negara. Dalam dekade terakhir, Italia telah menjadi salah satu produsen energi terbarukan (energi alternatif) terkemuka di dunia. Italia menempati peringkat keempat di dunia dalam hal kapasitas energi surya terbesar dan menempati peringkat keenam dalam hal kapasitas energi tenaga angin terbesar pada tahun 2010. Konsumsi energi alternatif mencapai 12% dari total konsumsi energi di Italia dengan target 17% di tahun 2020.

Namun, polusi udara masih menjadi masalah yang cukup parah, terutama di daerah industri di sebelah utara Italia. Italia adalah produsen emisi karbon dioksida terbesar kedua belas di dunia. Kemacetan di daerah metropolitan terus menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan yang parah. Meskipun setelah tingkat asap telah menurun secara dramatis sejak 1970-an dan 1980-an. Fenomena kabut asap semakin jarang terjadi dan tingkat sulfur dioksida menurun.

Banyak sungai dan pesisir yang terkontaminasi oleh aktivitas industri dan pertanian. Karena kenaikan permukaan air, Venesia kerap kali terjadi banjir selama beberapa tahun terakhir. Limbah kegiatan industri tidak selalu dibuang dengan cara yang telah ditetapkan pemerintah.

Italia telah mengoperasikan beberapa reaktor nuklir pada tahun 1963 dan 1990. Namun setelah bencana Chernobyl, program reaktor nuklir ini dihentikan. Pemerintah kembali berencana untuk membangun empat pembangkit listrik tenaga nuklir dengan teknologi dari Perancis. Namun ditolak masyarakat menyusul kecelakaan reaktor nuklir Fukushima.

Deforestasi, pembangunan gedung-gedung secara ilegal, dan kebijakan pengelolaan lahan yang buruk telah menyebabkan terjadinya erosi di daerah pegunungan Italia. Hal ini menyebabkan terjadinya bencana besar seperti banjir Vanjont Dam tahun 1963 dan tanah longsor Messina tahun 2009.

3.2. Iklim di Italia

Berkat letak Italia yang berada di semenanjung dan bergunung-gunung, iklim di Italia menjadi sangat beragam. Di sebagian besar wilayah utara dan tengah beriklim subtropis. Sedangkan iklim di lembah Po terdapat musim dingin yang sangat dingin dan musim panas yang sangat panas.

Daerah pesisir Liguria, Tuscany, dan sebagian besar wilayah selatan pada umumnya sesuai dengan iklim di laut Mediterania. Daerah pesisir memiliki musim dingin ringan dan musim panas yang hangat dan kering. Musim panas di dataran rendah bisa sangat panas. Kawasan pegunungan cenderung dingin, basah, dan sering bersalju. Suhu rata-rata pada musim dingin bervariasi dari 0° C di Pegunungan Alpen sampai 12° C di Sisilia. Sedangkan suhu rata-rata pada musim panas berkisar antara 20° C hingga lebih dari 30° C.

4. Politik di Italia

peta ItaliaItalia telah menjadi republik kesatuan parlementer sejak 2 Juni 1946, ketika monarki dihapuskan oleh konstitusi. Kepala negara adalah presiden dan dipilih setiap tujuh tahun sekali dalam sidang gabungan oleh Parlemen Italia. Seorang presiden (Presidente della Repubblica) hanya boleh sekali menjabat. Italia memiliki konstitusi demokratis secara tertulis yang merupakan hasil dari kerja Majelis Konstituante yang dibentuk oleh wakil-wakil dari semua kekuatan anti-fasis yang memberi kontribusi pada kekalahan pasukan Nazi dan Fasis selama Perang Saudara.

4.1. Pemerintahan di Italia

Italia memiliki pemerintahan parlementer dengan dua kamar (bikameral) yaitu Deputi (bersidang di Palazzo Montecitorio) dan Senat (bersidang di Palazzo Madama). Dua kamar tersebut memiliki kekuatan yang sama. Perdana Menteri (Presidente del Consiglio dei Ministri) adalah kepala pemerintahan Italia. Perdana menteri dan kabinet diangkat oleh Presiden, namun harus melalui mosi percaya di Parlemen.

Perdana menteri tidak berwenang untuk mengajukan pembubaran Parlemen atau memberhentikan menteri. Wewenang tersebut menjadi hak eksklusif Presiden.

Empat partai politik besar di Italia adalah People of Freedom, Partai Demokrat, Liga Utara, dan Uni Kristen Dan Demokrat. Saat pemilihan umum 2008, empat partai ini memenangkan 589 dari 630 kursi yang tersedia di Deputi dan 293 dari 315 kursi yang tersedia di Senat. Sisanya dimenangkan oleh partai-partai kecil.

4.2. Hukum dan Peradilan Pidana di Italia

Sistem peradilan di Italia didasarkan pada hukum Romawi yang dimodifikasi oleh kode Napoleon dan undang-undang. Mahkamah Agung Kasasi adalah pengadilan tertinggi di Italia untuk kasus-kasus baik pidana dan perdata banding. Aturan Mahkamah Konstitusi Italia (Corte Costituzionale) mengatur tentang kesesuaian hukum dengan konstitusi. Aturan itu merupakan inovasi pasca Perang Dunia II. Sejak pertengahan abad ke-19, organisasi kejahatan Italia telah menyusup ke dalam kehidupan sosial dan ekonomi dari berbagai daerah di Italia selatan. Yang paling terkenal adalah Mafia Sisilia, mereka memperluas diri ke beberapa negara asing termasuk Amerika Serikat. Penerimaan Mafia bisa mencapai 9% dari PDB Italia.

Italia menempati peringkat ke-43 di dunia dalam angka pemerkosaan tertinggi serta peringkat ke-47 dalam angka pembunuhan tertinggi. Angka tersebut relatif rendah diantara negara maju.

4.3. Hubungan Luar Negeri Italia

Italia adalah salah satu pendiri dan anggota Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) yang kini menjadi Uni Eropa (UE). Italia menjadi anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO). Italia bergabung dengan PBB pada tahun 1955. Selain itu, Italia juga menjadi anggota dari berbagai organisasi internasional seperti OECD, WTO, OSCE, Dewan Eropa, dll.

Italia sangat mendukung politik internasional multilateral serta mendukung PBB dalam kegiatan keamanan internasional. Pada tahun 2013, Italia telah mengerahkan 5.296 pasukan ke luar negeri. Italia telah terlibat dalam 33 misi PBB dan NATO di 25 negara di dunia. Italia mengerahkan pasukan untuk mendukung misi penjaga perdamaian PBB di Somalia, Mozambik, dan Timor Leste serta menyediakan dukungan untuk NATO dan operasi PBB di Bosnia, Kosovo, dan Albania. Italia mengerahkan lebih dari 2.000 tentara ke Afghanistan pada bulan Februari 2003. Italia masih mendukung upaya-upaya internasional untuk merekonstruksi dan menstabilkan Irak. Namun pada tahun 2006 Italia menarik 3.200 tentara dari Irak dan hanya menyisakan operator kemanusiaan dan personil sipil. Pada bulan Agustus 2006 Italia mengerahkan sekitar 2.450 tentara di Libanon untuk misi penjaga perdamaian PBB UNIFIL. Italia adalah salah satu donatur terbesar untuk Otoritas Nasional Palestina yakni sebesar € 60.000.000 pada tahun 2013.

4.4. Militer di Italia

Tentara Italia, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Carabinieri membentuk angkatan bersenjata Italia di bawah komando Dewan Pertahanan Agung dan dipimpin oleh Presiden. Pada tahun 2010, Italia memiliki 293.202 personel aktif dan 114.778 diantaranya adalah Carabinieri. Total belanja militer Italia pada tahun 2010 berada di peringkat kesepuluh di dunia yakni mencapai $ 35,8 milyar atau setara dengan 1,7% dari PDB nasional. Sebagai bagian dari strategi pembagian nuklir NATO, Italia menyimpan 90 bom nuklir milik Amerika Serikat di pangkalan udara Aviano dan Ghedi.

Tentara Italia adalah kekuatan pertahanan darat nasional yang berjumlah 109.703 personel pada tahun 2008. Kendaraan tempur yang paling terkenal adalah infantri Dardo, tank perusak Centauro, tank Ariete, dan helikopter Mangusta. Italia juga memiliki banyak Leopard 1 dan kendaraan lapis baja M113.

Angkatan Laut Italia memiliki 35.200 personel aktif pada tahun 2008. Mereka memiliki 85 kapal dan 123 pesawat.

Angkatan Udara Italia pada tahun 2008 memiliki 43.882 perseonel dengan 585 pesawat termasuk 219 jet tempur dan 114 helikopter.

Carabinieri adalah polisi militer Italia.

4.5. Pembagian Administratif di Italia

Italia terbagi menjadi 20 daerah (regioni, dalam bentuk tunggal regione). Lima diantaranya memiliki otonomi khusus yang memungkinkan mereka untuk membuat undang-undang sendiri. Italia dibagi lagi menjadi 110 provinsi (province) dan 8.100 kota (comuni). Terdapat juga 15 kota metropolitan (città metropolitane). Berikut adalah daftar 20 daerah di Italia beserta ibukotanya:

Daerah

Ibukota

Abruzzo L’Aquila
Aosta Valley Aosta
Apulia Bari
Basilicata Potenza
Calabria Catanzaro
Campania Naples
Emilia-Romagna Bologna
Friuli-Venezia Giulia Trieste
Lazio Rome
Liguria Genoa
Lombardy Milan
Marche Ancona
Molise Campobasso
Piedmont Turin
Sardinia Cagliari
Sicily Palermo
Tuscany Florence
Trentino-Alto Adige/Südtirol Trento
Umbria Perugia
Veneto Venice

5. Ekonomi di Italia

Italia memiliki ekonomi pasar yang ditandai dengan tingginya pendapatan per kapita dan tingkat pengangguran yang rendah. Pada tahun 2012, Italia adalah negara dengan ekonomi terbesar ke-9 di dunia dan terbesar ke-5 di Eropa dilihat dari nominal PDB. Italia juga merupakan anggota pendiri G7, G8, Zona Eropa, dan OECD.

Setelah Perang Dunia II, Italia dengan cepat berubah dari ekonomi berbasis pertanian ke negara industri terkemuka di dunia dalam hal perdagangan dan ekspor. Kualitas hidup di Italia merupakan yang tertinggi ke-8 di dunia pada tahun 2005. Indeks Pembangunan Manusia di Italia menempati urutan ke-25 di dunia. Terlepas dari krisis ekonomi global baru-baru ini, PDB per kapita dan daya beli rata-rata Italia tetap di atas rata-rata Uni Eropa. Tingkat penganggurannya yang mencapai 8,5% termasuk yang terendah di Uni Eropa. Negara ini terkenal karena sektor ekonomi kreatif. Misalnya dalam hal inovasi pertanian, wine, mobil mewah, dan busana.

Italia memiliki sejumlah kecil perusahaan multinasional. Sebagian besar merupakan perusahaan kecil dan menengah yang berkerumun di beberapa kawasan industri. Semua itu merupakan tulang punggung dari industri di Italia. Industri di Italia berfokus pada sektor manufaktur yang sering melakukan ekspor produk mewah. Italia dianggap mampu menghadapi persaingan dari Tiongkok dan negara berkembang lainnya di Asia yang unggul karena biaya tenaga kerja yang lebih rendah dengan produk-produk berkualitas tinggi.

Italia menjadi negara eksportir terbesar ke-7 di dunia pada tahun 2009. Hubungan perdagangan terdekat Italia adalah dengan negara-negara Uni Eropa yakni sekitar 59% dari total perdagangan. Yang terbesar adalah Jerman (12,9%), Perancis (11,4%), dan spanyol (7,4%). Pariwisata adalah sektor yang paling cepat tumbuh dan menguntungkan negara. 43,6 juta wisatawan internasional datang dan membawa pemasukan sekitar $38,8 milyar pada tahun 2010. Italia adalah negara ke-5 di dunia dalam hal negara yang paling banyak dikunjungi dan merupakan negara dengan pendapatan pariwisata tertinggi di dunia.

Meskipun mendapat banyak prestasi dalam bidang ekonomi, Italia saat ini menderita banyak masalah dalam bidang ekonomi. Setelah tahun 1990-an, tingkat pertumbuhan rata-rata tahunan hanya 1,23%. Itu masih terbilang kecil jika dibandingkan pertumbuhan tahunan Uni Eropa yang sebesar 2,28%. Pertumbuhan ekonomi yang stagnan dan upaya untuk menghidupkan kembali perekonomian telah meningkatkan utang negara. Utang publik Italia mencapai 116% dari PDB pada tahun 2010. Terbesar kedua setelah Yunani dengan 126,8%.

Bentuk geografis yang kurang bagus, kurangnya bahan baku, dan kurangnya sumber daya energi di Italia membuat negara itu harus mengimpor dari negara lain. Pada tahun 2006, Italia mengimpor 86% dari total konsumsi energi di negaranya. Perekonomian di Italia dilemahkan oleh kurangnya pembangunan infrastruktur dan defisit perdagangan yang tinggi. Sampai saat ini, Italia masih mendapat bantuan dari Uni Eropa.

Italia memiliki sistem birokrasi yang tidak efisien, perlindungan terhadap hak milik rendah, tingginya korupsi, sistem perpajakan yang memberatkan, dan belanja publik yang menyumbang sekitar setengah dari PDB nasional. Kejahatan terorganisir di Italia justru mewakili segmen terbesar dari perekonomian Italia yakni sebesar 7% dari PDB.

Kesenjangan antara daerah tengah dan utara yang kaya dengan daerah selatan yang miskin masih belum dapat dipecahkan. Italia bagian selatan memiliki angka pengangguran, korupsi, dan kejahan yang tinggi. Selain itu, perekonomian masih bergantung pada industri milik pemerintah dan bukan kepada industri swasta.

5.1. Infrastruktur di Italia

Pada tahun 2004, sektor transportasi di Italia telah menghasilkan omzet sebesar € 119,4 milyar dengan memperkerjakan 935.700 orang di 153.700 perusahaan. Pada tahun 2002 jaringan jalan nasional sudah sepanjang 668.721 km. Pada tahun 2005, sekitar 34.667.000 mobil penumpang (590 mobil per 1.000 orang) dan 4.015.000 kendaraan barang beredar di jaringan jalan nasional.

Jaringan kereta api nasional pada tahun 2003 mencapai 16.287 km dimana 69% adalah kereta listrik. Terdapat 4.937 lokomotif di Italia. Jaringan transportasi sungai sepanjang 1.477 km pada tahun 2002. Pada tahun 2004 terdapat 30 bandara dan 43 pelabuhan.

6. Keadaan Penduduk di Italia

MTV Jersey Shore ItalyPada tanggal 1 Januari 2011, Italia memiliki jumlah penduduk sebanyak 60.626.442 jiwa dengan angka kepadatan penduduk mencapai 201/km², lebih banyak dibandingkan dengan kebanyakan negara-negara di Eropa Barat. Namun distribusi penduduk relatif merata. Daerah yang paling banyak penduduknya adalah Po Valley dan daerah metropolitan seperti Roma dan Napoli. Sementara jumlah penduduk di daerah dataran tinggi Alpen, dataran tinggi Basilicata, dan pulau Sardinia sangat sedikit.

Populasi di Italia tumbuh hampir dua kali lipat selama abad ke-20. Pola pertumbuhan sangat tidak merata karena transmigrasi besar-besaran dari daerah selatan ke daerah industri di utara. Hal itu sebagai konsekuensi dari keajaiban ekonomi Italia dari tahun 1950 sampai 1960-an. Sejak tahun 1980-an, Italia telah mengalami imigrasi dengan jumlah terbesar dan pertama kalinya dalam sejarah modern. Menurut pemerintah Italia, terdapat 4.570.317 warga asing di Italia pada bulan Januari 2011.

Angka kelahiran yang tinggi bertahan sampai tahun 1970-an. Setelah itu mulai menurun secara dramatis. Pada akhir dekade 2000-an, satu dari lima orang Italia berusia di atas 65 tahun. Namun, berkat imigrasi besar-besaran dari dua dekade terakhir, dalam beberapa tahun terakhir Italia mengalami peningkatan dalam angka kelahiran. Tingkat kesuburan juga meningkat dari 1,18 anak per perempuan pada tahun 1995 menjadi 1,41 anak per perempuan pada tahun 2008. Pemerintah menargetkan akan mencapai 1,6-1,8 pada tahun 2030.

6.1. Kelompok Etnis di Italia

Italia menjadi negara emigrasi massal dari akhir abad ke-19 sampai tahun 1960-an. Antara tahun 1898 dan 1914, sekitar 750.000 orang beremigrasi setiap tahun. Total emigrasi mencapai 25 juta orang dan dianggap sebagai migrasi massal terbesar pada zaman sekarang. Akibatnya, 60 juta orang keturunan Italia tinggal di luar Italia. Terutama di Argentina, Brasil, Uruguay, Venezuela, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Perancis.

Keajaiban ekonomi pasca perang telah mengakhiri masa-masa kemiskinan dan emigrasi. Hal ini disebabkan oleh perubahan sosial yang besar seperti angka kelahiran yang lebih rendah dan populasi yang menua, yang berakibat pada berkurangnya tenaga kerja. Dalam kondisi seperti ini menyebabkan mulai akhir tahun 1970-an, Italia menjadisalah satu tujuan utama imigran asing. Saat kini terdapat 4,6 juta penduduk asing yang merupakan 7,5% dari total populasi. Tetapi itu tidak termasuk warga negara asing yang tidak memiliki kewarganegaraan Italia. Negara asal imigran terbesar datang dari Maroko, Mesir, dan Tunisia. Selain itu, migrasi juga datang dari Tiongkok, Filipina, serta negara-negara di Amerika Latin. 87% imigran tinggal di bagian utara dan tengah Italia dimana keadaan ekonominya paling berkembang.

6.2. Bahasa di Italia

Bahasa resmi Italia adalah bahasa Italia. Terdapat sekitar 55 juta penutur bahasa Italia dan sekitar 6,7 juta diantaranya berada di luar negeri. Antara 120 sampai 150 juta orang menggunakan bahasa Italia sebagai bahasa sekunder atau sebagai bahasa budaya di seluruh dunia.

Bahasa Italia berasal dari bahasa Tuscan dengan dialek Florentine. Bahasa Italia juga berada diantara bahasa Italo-Dalmatian dan bahasa Gallo-Romance.

Italia memiliki banyak idiom. Beberapa orang Italia sama sekali tidak bisa berbicara dengan bahasa Italia. Namun, pembentukan sistem pendidikan nasional telah menurunkan variasi bahasa yang dipakai di Italia. Bahasa Italia digunakan secara lebih luas pada tahun 1950-an dan 1960-an berkat pertumbuhan ekonomi serta munculnya media massa dan televisi yang diwajibkan menggunakan bahasa Italia.

Beberapa bahasa diakui secara hukum. Sejumlah bahasa minoritas diakui seperti bahasa Albania, Catalan, Jerman, Yunani, Slovenia, Kroasia, Prancis, Franco-Provençal, Friulian, Ladin, Occitan dan Sardinia.

6.3. Agama di Italia

Agama Katolik Roma menjadi agama mayoritas di Italia dengan jumlah pemeluk 87,8% dari total populasi, meskipun tidak dijadikan agama resmi. Hanya sepertiga diantaranya aktif menjalankan ibadah. Sebagian besar orang Italia percaya pada Tuhan atau kekuatan spiritual. Menurut Eurobarometer Poll pada tahun 2005, 74% warga Italia percaya ada Tuhan, 16% percaya pada semacam roh atau kekuatan spiritual, dan 6% tidak percaya keduanya.

Di Roma terdapat Tahta Suci yang merupakan pusat dari agama Katolik Roma di seluruh dunia. Tahta Suci secara diplomatis diakui hukum internasional sebagai wilayah berdaulat yang dipimpin oleh Paus yang juga Uskup Roma. Tahta Suci sering salah disebut sebagai “Vatikan”. Tahta Suci tidak sama dengan negara kota Vatikan yang muncul pada tahun 1929. Tahta Suci sudah ada sejak zaman Kristen awal. Berbagai negara lebih mengakui nama Tahta Suci (Holy See) ketimbang Vatikan.

Italia memiliki budaya Katolik Roma yang kaya terutama karena Paus pada tahun 1523-1978 berasal dari Italia. Italia juga merupakan negara dengan jumlah gereja Katolik Roma terbesar per kapita.

Salah satu agama minoritas di Italiaadalah Yudaisme. Orang-orang Yahudi telah ada di Romawi kuno sejak sebelum kelahiran Kristus. Ada banyak pemimpim Italia-Yahudi, seperti Sabetai Donnolo, perdana menteri Luigi Luzzatti, dan walikota Roma Ernesto Nathan. Italia mengambil banyak pengungsi Yahudi dari Nazi Jerman. Namun dengan penciptaan negara boneka Republik Italia Sosial Nazi, sekitar 20% orang-orang Yahudi Italia tewas. Emigrasi besar-besaran telah meninggalkan hanya sekitar 45.000 orang Yahudi di Italia saat ini.

Meningkatnya imigrasi disertai juga dengan peningkatan agama non-Kristen. Pada tahun 2009, ada satu juga Muslim di Italia, membentuk 1,6% dari populasi, meskipun hanya 50.000 orang yang memegang kewarganegaraan Italia. Terdapat 70.000 pemeluk agama Hindu dan 50.000 pemeluk agama Budha di Italia.

6.4. Pendidikan di Italia

Pendidikan di Italia gratis dan wajib dari usia 6-16 tahun dan terdiri dari lima tahap: TK (scuola dell'infanzia), sekolah dasar (scuola primaria), sekolah menengah pertama (scuola secondaria di primo grado), sekolah menengah atas (scuola secondaria di secondo grado), dan universitas (università).

Di Italia terdapat banyak universitas, perguruan tinggi, dan akademi. Didirikan pada tahun 1088, University of Bologna kemungkinan adalah universitas tertua di dunia. Milan Bocconi University termasuk 20 sekolah bisnis terbaik di dunia menurut The Wall Street Journal.

6.5. Kesehatan di Italia

Kesehatan di Italia dikelola oleh Departemen Kesehatan. Kesehatan di Italia telah menyumbang lebih dari 9% dari PDB nasional pada tahun 2008, sedikit di atas rata-rata negara-negara OECD yaitu 8,9%.

Sistem kesehatan di Italia menempati peringkat 2 terbaik di dunia. Kinerja kesehatan di Italia terbaik ke-3 di dunia. Harapan hidup di Italia tertinggi ke-8 di dunia pada tahun 2013. 22% penduduk merokok pada tahun 2008. Merokok dilarang di tempat publik dan telah disediakan ruangan khusus sejak tahun 2005.

7. Budaya di Italia

Italia telah mengembangkan budaya yang unik selama berabad-abad yang dibentu oleh banyak adat istiadat dan kekuasaan lokal. Selama Abad Pertengahan dan Renaissance, sejumlah bangunan megah menarik para arsitek dan artistis sehingga menghasilkan warisan berupa monumen, lukisan, musik, dan sastra.

Italia memiliki banyak Situs Warisan Dunia UNESCO dan memiliki koleksi karya seni, budaya, dan sastra dari berbagai periode yang berbeda. Italia juga memiliki pengaruh budaya yang luas di seluruh dunia dikarenakan emigrasi besar-besaran yang dilakukan oleh orang Italia. Diperkirakan Italia memiliki 100.000 arsitektur baik berupa museum, istana, bangunan, patung, gereja, galeri seni, villa, air mancur, rumah-rumah bersejarah, dan peninggalan arkeologis.

7.1. Arsitektur di Italia

Italia memiliki beragam gaya arsitektur yang tidak hanya diklasifikasikan berdasarkan periode, tetapi juga oleh daerah. Itu dikarenakan dahulu Italia terbagi menjadi beberapa negara regional sampai tahun 1861.

Italia dikenal karena arsitekturnya seperti lengkungan, kubah, dan struktur yang serupa saat zaman Romawi kuno. Gaya konstruksi Italia mempengaruhi desain tempat tinggal para bangsawan terutama di Inggris, Australia, dan Amerika Serikat. Beberapa karya arsitektur Barat terbaik terdapat di Italia seperti Colosseum, Katedral Milan, Katedral Florence, Menara Miring Pisa, dan desain bangunan di Venesia.

7.2. Seni Rupa di Italia

Sejarah seni rupa Italia adalah bagian dari sejarah lukisan Barat. Seni Romawi dipengaruhi oleh Yunani dan sebagian merupakan keturunan lukisan Yunani kuno. Namun, lukisan Romawi memang memiliki karateristik yang unik dan penting. Satu-satunya lukisan Romawi yang masih hidup adalah lukisan dinding yang banyak terdapat di Campania, Italia bagian selatan.

Renaissance Italia banyak disebut sebagai zaman keemasan lukisan. Banyak pelukis seperti Paolo Uccello, Fra Angelico, Masaccio, Piero della Francesca, Andrea Mantegna, Filippo Lippi, Giorgione, Tintoretto, Sandro Botticelli, Leonardo da Vinci, Michelangelo Buonarroti, Raphael, Giovanni Bellini, dan Titian mengambil tema lukisan yang tingkatannya lebih tinggi melalui penggunaan perspektif, mempelajari anatomi dan proporsi tubuh manusia, dan melalui berbagai pengembangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Michelangelo adalah seorang pematung yang terkenal. Selain itu, banyak juga pematung zaman Renaissance terkemuka lainnya seperti Lorenzi Ghiberti, Luca Della Robbia, Donatello, Filippo Brunelleschi, dan Andrea del Verrocchio.

7.3 Sastra dan Teater di Italia

Dasar dari bahasa Italia modern didirikan oleh penyair dari Florentine yaitu Dante Alighieri. Selain itu, banyak sekali tokoh sastra terkenal di Italia seperti Giovanni Boccaccio, Giacomo Leopardi, Alessandro Manzoni, Torquato Tasso, Ludovico Ariosto, dan Petrarch. Ekspresi soneta yang terkenal itu diciptakan di Italia.

Di Italia juga terdapat beberapa filsuf terkemuka seperti Giordano Bruno, Marsilio Ficino, Niccolò Machiavelli, dan Giambattista Vico. Tokoh sastra modern Italia yang meraih Hadiah Nobel adalah penyair nasionalis Giosuè Carducci.

Novel The Adventures of Pinocchio adalah cerita anak-anak paling terkenal di dunia. Ditulis oleh seorang penulis Italia yang bernama Carlo Collodi pada tahun 1883.

Teater Italia dapat ditelusuri kembali ke tradisi Romawi yang sangat dipengaruhi oleh Yunani. Dramawan Romawi cenderung mengadaptasi atau menerjemahkan dari bahasa Yunani. Di Italia masih terdapat teater keliling yang berisi akrobat dan drama yang lucu.

7.4. Musik di Italia

Dari musik rakyat sampai klasik, musik selalu berperan penting dalam budaya Italia. Instrumen yang berkaitan dengan musik klasik seperti piano dan biola diciptakan di Italia. Italia memiliki banyak komposer terkenal.

Italia dikenal sebagai tempat kelahiran opera. Opera Italia diperkirakan telah didirikan pada awal abad ke-17 di kota-kota Italia seperti Mantua dan Venesia. Italia memiliki rumah opera terbaik seperti La Scala di Milan.

Diperkenalkan pada awal 1920-an, jazz menjadi populer di Italia meskipun ada kebijakan budaya xenophobia pada rezim fasis. Saat ini, pusat musik jazz yang paling menonjol di Italia adalah di Milan, Roma, dan Sisilia. Italia mulai mengenal musik rock pada tahun 1970-an dengan band seperti PKP dan Goblin. Italia juga merupakan negara yang ikut berperan dalam pengembangan disko dan musik elektronik.

Penulis lagu seperti Giorgio Moroder sangat mempengaruhi perkembangan musik dansa elektronik. Dia telah memenangkan tiga Academy Awards dari musikya. Sekarang, terdapat Sanremo Music Festival, sebuah festival musik pop Italia.

7.5. Film di Italia

Sejarah perfilman Italia dimulai beberapa bulan setelah Lumière bersaudara mulai mengadakan pameran film. Film Italia pertama hanya berdurasi beberapa detik yang berisi adegan Paus Leo XIII sedang memberikan berkat bagi kamera. Industri film Italia lahir antara tahun 1903 dan 1908 dengan tiga perusahaan: Societa Italiana Cines, Ambrosio Film, dan Itala Film. Perusahaan lain juga didirikan di Milan dan Naples. Dalam waktu singkat film bisa dijual di luar Italia. Industri Film kemudian digunakan oleh Benito Mussolini, yang mendirikan ulang studio Cinecittà di Roma untuk tujuan propaganda Fasis sampai Perang Dunia II.

Setelah perang, film Italia diakui secara luas dan diekspor hingga sekitar tahun 1980-an. Banyak sekali sutradara film Italia yang terkenal. Pertengahan tahun 1940-an ke awal 1950-an adalah masa kejayaan film Neorealis yang mencerminkan buruknya kondisi pasca perang di Italia.

7.6. Sains dan Teknologi di Italia

Galileo Galilei dianggap sebagai bapak ilmu pengetahuan modern. Selama berabad-abad, Italia telah melahirkan beberapa teori ilmiah yang sangat penting seperti Leonardo da Vinci, Michelangelo, dan Leon Battista Alberti berkontribusi dalam bidang biologi, arsitektur, dan teknik.

7.7. Olahraga di Italia

Olahraga yang paling populer di Italia adalah sepak bola. Italia telah memenangkan empat Piala Dunia FIFA yaitu pada tahun 1934, 1938, 1982, dan 2006. Saat ini Italia meraih peringkat kedua sebagai klub paling sukses di dunia setelah Brazil. Klub di Italia telah memenangkan 27 trofi di ajang sepakbola Eropa. Hal ini membuatnya menjadi bangsa yang paling sukses di sepak bola Eropa.

Olahraga populer lainnya di Italia adalah voli, basket, dan rugby. Sepeda balap juga terdapat di negara ini. Giro d’Italia adalah ajang balap sepeda jarak jauh yang terkenal di dunia. Italia menjadi salah satu negara favorit pecinta ski. Rome Masters adalah salah satu turnamen tenis paling bergengsi di dunia. Italia telah menjadi bangsa yang sangat sukses di Olimpiade. Italia juga pernah menjadi tuan rumah dua ajang Olimpiade Musim Dingin (tahun 1956 dan 2006) dan satu ajang Olimpiade Musim Panas (1960). Italia juga akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2024.

7.8. Fashion dan Desain di Italia

Mode Italia memiliki sejarah panjang dan dianggap sebagai salah satu yang paling penting di dunia. Milan, Florence, dan Roma adalah kota fashion utama Italia. Banyak sekali merek butik terkenal di Italia seperti Gucci, Prada, Versace, Valentino, Armani, Dolce & Gabbana, Missoni, Fendi, Moschino, Max Mara, dan Ferragamo. Majalah Vogue Italia adalah majalah fashion paling bergengsi di dunia.

Italia juga menonjol dalam bidang desain terutama desain interior, desain arsitektur, desain industri, dan desain perkotaan. Saat ini, Milan dan Turin adalah kota yang terkenal dalam desain arsitektur dan desain industri.

7.9. Masakan di Italia

Di Italia terdapat masakan yang paling populer di dunia seperti pizza, pasta, gelato, dan espresso. Masakan Italia modern telah dikembangkan selama berabad-abad oleh perubahan sosial dan politik yang dapat ditelusuri sejak abad ke-4 SM. Masakan Italia sendiri mendapat pengaruh dari Etruscan, Yunani kuno, Romawi kuno, Bizantium, dan Yahudi. Perubahan yang signifikan terjadi saat Italia mulai mengenal kentang, tomat, paprika, dan jagung. Masakan Italia terkenal karena keanekaragaman daerah dan kelimpahan perbedaan rasa.


Sumber: Wikipedia


Anda bisa request artikel tentang apa saja, kirimkan request Anda ke hedisasrawan@gmail.com

Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Materi Pelajaran

loading...

2 comments:

  1. makasih ya buat infonya
    sangat menambah wawasan saya :)

    ReplyDelete