10 Zat yang Terkandung dalam Keringat

Keringat merupakan hasil dari sistem ekskresi pada manusia yang terjadi di kulit. Tubuh kita mengeluarkan keringat saat beraktivitas atau saat cuaca panas. Hal itu dikarenakan fungsi keringat sebagai pengatur suhu tubuh. Keringat sebagian besar terdiri dari air. Namun, keringat juga mengandung beberapa zat. Berikut adalah kadar zat yang terkandung dalam keringat dihitung per liter keringat. Langsung saja kita simak yang pertama:

  1. Sodium (0,9 gram/liter)
  2. Potasium (0,2 gram/liter)
  3. Kalsium (0,015 gram/liter)
  4. Magnesium (0,0013 gram/liter)
  5. Seng (0,4 miligram/liter)
  6. Tembaga (0,3-0,8 miligram/liter)
  7. Zat besi (1 miligram/liter)
  8. Kromium (0,1 miligram/liter)
  9. Nikel (0,05 miligram/liter)
  10. Timbal (0,05 miligram/liter)

Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian

5 Jaringan Pada Paru-Paru

Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Jaringan pada paru-paru adalah jaringan epitelium yang merupakan jaringan yang melapisi permukaan organ. Paru-paru perlu dilindungi karena merupakan salah satu organ penting. Paru-paru merupakan bagian dari sistem ekskresi pada manusia dan sistem pernapasan pada manusia.

  1. Jaringan yang melapisi paru-paru adalah jaringan epitel squamosa berlapis. Jaringan epitel squamosa berlapis adalah sel epitel pipih yang berlapis banyak Jaringan ini membentuk pleura.
  2. Jaringan lainnya yang terdapat pada paru-paru adalah jaringan epitel skuamosa sederhana yang merupakan sel epitel pipih selapis. Jaringan ini terdapat pada alveoli paru-paru.
  3. Pada bronkus terdapat tiga jaringan. Yang pertama jaringan epitelium bersilia yang terdapat pada lapisan terdalam bronkus. Jaringan ini menghasilkan banyak lendir yang berfungsi menangkap debu dan mikroorganisme yang masuk saat menghirup udara. Debu dan mikroorganisme akan dikeluarkan dengan cara batuk.
  4. Sedangkan yang kedua adalah cincin tulang rawan yang berbentuk huruf C. Tulang rawan termasuk jaringan ikat. Bagian belakang cincin tulang rawan tidak tersambung dan menempel pada esofagus. Fungsinya adalah untuk mempertahankan trakea agar tetap terbuka.
  5. Yang terakhir adalah otot polos yang termasuk jaringan otot. Otot polos memungkinkan paru-paru bekerja dibawah kesadaran kita.


Sumber:

Judul

Alamat

1. Apa jaringan penyusun jantung, paru-paru, lambung, mata , hidung, mulut, telinga? http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20110921044414AAtyDTd
2. Jenis Fungsi Sel Epitel Skuamosa http://smabiologi.blogspot.com/2013/07/jenis-fungsi-sel-epitel-skuamosa.html
3. Jaringan http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan
4. Organ-Organ Pernapasan pada Manusia http://biosejati.wordpress.com/tag/bronkus/


Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian

10 Fungsi Ginjal dan Paru-Paru

Ginjal dan paru-paru memiliki banyak fungsi. Mereka berperan dalam sistem ekskresi pada manusia maupun sistem pernapasan pada manusia. Fungsi utama ginjal adalah untuk menyaring darah sedangkan paru-paru berfungsi sebagai alat pertukaran oksigen dan karbon dioksida di dalam darah. Namun, itu baru fungsi utamanya saja. Masih banyak lagi fungsi ginjal dan paru-paru yang akan kami ulas sekarang. Langsung saja kita simak yang pertama:

3 Hubungan Hati dengan Ginjal

Hati dan ginjal adalah salah satu organ manusia yang paling penting. Hati sebagai perombak darah dan ginjal sebagai penyaring darah. Mereka sama-sama merupakan bagian dari sistem ekskresi pada manusia dan sama-sama “mengolah” darah. Berikut adalah hubungan hati dan ginjal. Langsung saja kita simak yang pertama:

  1. Ginjal dan hati merupakan salah satu dari 4 organ ekskresi yaitu organ yang berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat yang tidak digunakan oleh tubuh.
  2. Ginjal dan hati sama-sama mengolah darah. Seperti yang telah dijelaskan tadi bahwa ginjal berfungsi untuk menyaring darah dan hati berfungsi untuk merombak darah. Selain itu, fungsi kedua organ tersebut bermacam-macam. Hati juga terlibat dalam sistem pencernaan pada manusia yaitu dalam proses menetralkan racun di dalam makanan.
  3. Hati merombak darah dan ginjal membuang hasil perombakan darah tersebut. Hasil perombakan darah oleh hati berupa empedu yang akan disalurkan menuju ginjal yang selanjutnya dibuang bersama urin.

Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian

3 Akibat Kelebihan Hormon Vasopresin

Hormon vasopresin adalah hormon yang berfungsi untuk mengatur kandungan air di dalam tubuh dan untuk menyempitkan pembuluh darah. Hormon vasopresin sering disebut ADH (antidiuretic hormone). Hormon inilah yang menentukan berapa banyak jumlah urine yang keluar melalui ginjal yang merupakan bagian dari sistem ekskresi pada manusia. Kelebihan atau kekurangan hormon vasopresin dapat menimbulkan penyakit. Berikut adalah akibat dari kelebihan hormon vasopresin. Langsung saja kita simak yang pertama:

  1. Timbulnya hiponatremia. Hiponatremia adalah gangguan yang diakibatkan oleh kekurangan konsentrasi ion sodium di dalam plasma darah.
  2. Hiponatremia lebih lanjut dapat menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, kebingungan, kelelahan, kehilangan nafsu makan, gelisah, emosional, kelemahan otot, kejang, kram, dan bahkan koma.
  3. Timbulnya penyakit SIADH (sindrom hormon antidiuretik). SIADH (syndrome of inappropriate antidiuretic hormone secretion) adalah penyakit yang ditandai dengan pelepasan hormon antidiuretik secara berlebihan.


Sumber:

Judul

Alamat

1. Sistem Ekskresi Pada Manusia (Artikel Lengkap) http://hedisasrawan.blogspot.com/2012/07/sistem-ekskresi-pada-manusia-rangkuman.html
2. Vasopressin http://en.wikipedia.org/wiki/Vasopressin
3. Hyponatremia http://en.wikipedia.org/wiki/Hyponatremia
4. Syndrome of inappropriate antidiuretic hormone secretion http://en.wikipedia.org/wiki/Syndrome_of_inappropriate_antidiuretic_hormone

Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian