Siklus Krebs (Artikel Lengkap)

siklus krebsSiklus krebs adalah reaksi metabolisme antara asetil ko-A dengan asam oksaloasetat yang terjadi setelah proses glikolisis. Reaksi ini juga disebut siklus asam sitrat dan merupakan pusat dari sekitar 500 reaksi metabolisme yang terjadi di dalam sel. Fase kedua respirasi aerob adalah siklus krebs. Hasilnya adalah karbon dioksida dan energi dalam bentuk adenosin trifosfat (ATP) yang berasal dari karbohidrat, lemak, dan protein. ATP adalah sumber utama energi tubuh. Jalur metabolisme ini berasal dari asam sitrat dan menghasilkan karbon dioksida sebagai limbah. Jalur ini dapat menghasilkan energi kimia yang dapat digunakan dalam bentuk ATP. Pada sel eukariotik, siklus krebs terjadi di dalam mitokondria. Pada sel prokariotik seperti bakteri yang tidak memiliki mitokondria, urutan reaksi dilakukan di dalam sitosol.

4 Proses Pembentukan Tanah

Hands Holding a Seedling and Soil ca. 2000Tanah adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari campuran mineral dan bahan organik. Campuran mineral dapat berupa batuan yang telah lapuk. Sementara bahan organik berasal dari tumbuhan atau hewan yang telah mati dan terurai. Tanah sangat bermanfaat terutama untuk keberlangsungan hidup tumbuhan. Tanah di bumi tidak langsung ada secara tiba-tiba. Melainkan melalui beberapa proses yang panjang dan memakan waktu lama sampai ratusan hingga ribuan tahun. Berikut adalah penjelasan tentang tahap-tahap pembentukan tanah. Langsung saja kita simak yang pertama:

Baca juga: Proses Pembentukan Minyak Bumi (Materi Lengkap)

5 Hal yang Bisa Kita Lakukan Untuk Mencegah Korupsi

hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah korupsiKorupsi di Indonesia semakin merajalela. Para koruptor selalu mendapatkan celah untuk korupsi. Indonesia menempati peringkat 114 dalam Indeks Persepsi Korupsi 2013. Namun penanganan korupsi di Indonesia semakin membaik sejak awal era Reformasi berkat ada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tetapi korupsi masih saja terjadi. Sebenarnya kita bisa ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan korupsi. Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah korupsi. Langsung saja kita simak yang pertama:
Baca juga: Makalah: Peranan Pendidikan Anti Korupsi Dini Dalam Mencegah Terjadinya Tindak Korupsi

Sejarah Singkat Pancasila

Sejarah Singkat PancasilaJepang masuk dan menduduki Indonesia pada tanggal 9 Maret 1942. Begitu mudahnya Jepang mengalahkan Belanda dari Indonesia. Itu karena Jepang membawa semboyan 3A (Jepang cahaya Asia, Jepang pemimpin atau saudara tua Asia, dan Jepang pelindung Asia). Dengan semboyan itu, Jepang berpropaganda untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantunya. Mereka menganggap kedatangan Jepang ke Indonesia untuk membebaskan bangsa dan tanah air Indonesia dari belenggu penjajahan Belanda. Untuk meyakinkan propaganda Jepang maka diberikanlah kebebasan mengibarkan bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tipu muslihat Jepang berhasil menarik simpati bangsa Indonesia. Namun janji tinggal janji untuk memberi kebebasan bangsa Indonesia merdeka. Ternyata penjajahan Jepang jauh lebih kejam dari penjajahan sebelumnya, sehingga menimpulkan antipati seluruh rakyat Indonesia yang selanjutnya berbalik melawan Jepang.

Baca juga: Pancasila Sebagai Dasar Negara (Artikel Lengkap)

3 Faktor yang Menentukan Kemajuan Desa

Faktor yang Menentukan Kemajuan DesaDesa tidak selalu miskin dan sederhana. Bahkan ada yang sangat maju dan makmur. Beberapa desa juga telah tersedia jaringan listrik, air, dan komunikasi. Ada beberapa sebutan yang menentukan kemajuan desa. Ada desa tradisional, desa swadaya, desa swakarya (sedang berkembang), dan desa swasembada (maju). Banyak faktor yang menentukan kemajuan desa seperti keadaan dan tata kehidupan penduduk desa. Berikut adalah faktor-faktor yang menentukan kemajuan desa. Langsung saja kita simak yang pertama:

Baca juga: 16 Pengertian Desa Menurut Para Ahli