20+ Penyakit pada Sistem Ekskresi Manusia

Sistem ekskresi adalah sistem pembuangan zat-zat yang tidak lagi dibutuhkan oleh tubuh. Sistem ekskresi pada manusia terdiri dari ginjal, paru-paru, kulit, dan hati. Sama seperti sistem organ lainnya, sistem ekskresi juga rentan terkena penyakit. Berikut adalah penyakit pada sistem ekskresi manusia berdasarkan organnya. Langsung saja kita simak yang pertama:

Lakukan Saja.

Lakukan saja.Ingatkah Anda dengan slogan salah satu merk pakaian olahraga “Just do it.”? Nah, slogan itu sangat melegenda. Memang benar apa yang ada di dalam slogan tersebut. Just do it, lakukan saja. Cara terbaik untuk melakukan sesuatu adalah dengan melakukannya. Janganlah terlalu terpaku dengan rencana dan rencana karena itu hanya membuang-buang waktu Anda. Ketika Anda tahu prosedur dasar dari pekerjaan Anda, langsung lakukan saja.

Slogan tersebut mengajak kita untuk berpikir simple, cukup lakukan saja. Tidak perlu bertele-tele lagi. Jika Anda merasa kesulitan saat di tengah jalan, mintalah bantuan ke rekan kerja Anda. Jangan sampai pada saat baru memulai Anda memikirkan kesulitannya. Jika Anda begitu, maka pekerjaan Anda tidak akan selesai karena Anda terlalu banyak khawatir akan keberhasilan pekerjaan Anda. Jangan pikirkan hasil, tapi pikirkan proses. Lakukan saja, dan lakukan yang terbaik.

Just do it.


Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian

Jangan Pikirkan Hasil, Pikirkan Proses!

business race on a blue trackBanyak dari kita yang gagal saat mengerjakan sesuatu. Bisa saja karena dia terlalu memikirkan hasilnya. Hasil akhir memang penting, tetapi yang terpenting adalah prosesnya. Jika prosesnya baik, maka hasilnya pasti baik.

Jika kita terus saja memikirkan hasil, maka kita akan merasa galau dan ragu akan hasil kita. Kita akan berpikir dan membayangkan bagaimana jika seandainya kita berhasil melaksanakannya atau gagal melaksanakannya. Itu hanyalah akan membuang-buang waktu kita untuk melaksanakannya. Jika kita mengabaikan proses, maka hasil akhir yang didapat pasti akan tidak memuaskan.

Seumpama saat kita menghadapi ujian nasional. Jika kita terus saja memikirkan NEM yang akan kita dapat, maka kita akan menjadi stress dan tidak akan sempat belajar untuk menghadapi ujian nasional tersebut. Pada akhirnya, kita akan gagal dalam ujian nasional karena kita terlalu mengkhawatirkannya.

Janganlah terlalu dikhawatirkan, enjoy aja saat akan menghadapi suatu masalah. Walau sesulit apapun masalah Anda, jika Anda yakin dan bertekad, pasti bisa melewatinya. Jalani saja tantangannya, dan Anda akan berkata “ga nyangka bisa melewati masa-masa sulit itu”. Cobalah pikirkan, apa saja hal paling sulit yang pernah Anda hadapi. Pada umumnya sih yaa melewati ujian skripsi saat kuliah. Anda pasti akan merasa heran sendiri saat bisa melewati masa sulit tersebut.

Nah, jika kita memikirkan proses, maka beban pikiran kita akan lebih berkurang. Karena kita hanyalah berfokus kepada hal yang kita kerjakan sekarang. Hasil akhirnya pikirkan belakangan. Ingatlah prinsip sportivitas yaitu jangan pernah memikirkan kalah atau menang, yang penting bagaimana caranya kita bertanding.


Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian

20+ Penyakit pada Alat Indra Manusia

Alat indra adalah salah satu alat yang terpenting dalam tubuh kita. Kita memiliki lima macam indera yaitu indra penglihatan (mata), indra pengecap (lidah), indra pembau (hidung), indra pendengar (telinga), dan indra peraba (kulit). Kelima alat indra tersebut tentu saja bisa mengalami gangguan atau penyakit. Berikut adalah penyakit pada alat indra manusia. Langsung saja kita simak yang pertama:

Remaja pada Masa Kolonialisme

Remaja pada Masa KolonialismeSemangat perjuangan remaja pada masa kolonialisme atau masa penjajahan sangatlah besar. Hal ini dilihat dari para pejuang yang gugur dikala perang kemerdekaan kebanyakan adalah berasal dari golongan pemuda. Ya, seperti itulah semangat remaja melawan penjajah pada masa kolonialisme. Mereka rela mengorbankan nyawanya demi Indonesia.

Golongan remajalah yang sangat berpengaruh pada saat detik-detik proklamasi. Mereka memaksa golongan tua (Soekarno dkk) untuk memerdekakan Indonesia. Jika pemuda tidak mengetahui berita kekalahan Jepang atas Sekutu, maka Indonesia tidak akan merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Pemuda jaman dulu sangat aktif berorganisasi dan semangat pantang menyerahnya sangat tinggi. Ingatkah Anda dengan Sumpah Pemuda? Sumpah Pemuda merupakan salah satu hasil Kongres Pemuda pada tahun 1928 lalu. Itu membuktikan betapa besarnya rasa nasionalisme pemuda pada masa lampau.

Namun, bagaimana dengan remaja pada jaman sekarang? Padahal kini pemuda lebih tidak perlu bertaruh nyawa untuk memajukan negeri ini, tetapi dari otak kita. Sesungguhnya kini kita sedang dijajah secara tidak langsung oleh bangsa lain. Dalam teknologi misalnya. Kita tahu, orang-orang Indonesia merasa gengsi saat menggunakan produk luar negeri dan dianggap kampungan orang yang menggunakan produk dalam negeri. Itu menguntungkan bangsa lain karena uang kita dibawa ke luar negeri. Sebaiknya, kita berjuang dengan semua kemampuan kita untuk memajukan Indonesia ini dan membuktikan bahwa produk dalam negeri lebih baik dari produk luar negeri.


Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Catatan Harian